In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Profil Balai Diklat Industri Regional VI Denpasar

A. Sejarah

Balai Diklat Industri Reg. VI Denpasar secara de jure berdiri 27 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 29 Nopember 1984. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Perindustrian No. 417/M/SK/11/1984. BDI Reg. VI Denpasar yang pada awal terbentuknya bernama Balai Latihan Industri ini, dibentuk pada saat Menteri Perindustrian dijabat oleh Bapak Hartanto. Pembentukan BDI Reg. VI Denpasar ini dilatar belakangi oleh sangat luasnya cakupan wilayah kerja yang dimiliki oleh BDI Reg. V Surabaya dan BDI Reg. VII Ujung pandang saat itu. Wilayah kerja dua Balai diklat yang berdiri sesuai dengan SK Menteri Perindustrian No. 674/M/SK/11/1981 meliputi seluruh wilayah Indonesia bagian timur dirasa sudah tidak effektif lagi. Selain wilayah kerja yang sangat luas, meningkatnya perkembangan sektor industri dan kebutuhan tenaga kerja yang ahli dan terampil juga berperan serta melatarbelakangi dibentuknya BDI Reg. VI Denpasar ini. Pada awal berdirinya, cakupan wilayah kerja BDI Reg. VI Denpasar meliputi provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Irian Jaya dan Timor-Timur.

Pada tahun 1996, terjadi penggabungan Departemen Perindustrian dan Departemen Perdagangan menjadi Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Hal ini akibat dari perombakan (“Reshuffle”) menteri dan susunan departemen yang dilakukan oleh presiden Soeharto. Selain 2 Departemen ini, Perubahan juga terjadi pada Menteri Urusan Pangan dan Kepala Badan Usaha Logistik (Bulog).

Penggabungan dua kementerian ini juga berimbas kepada status BDI Reg. VI Denpasar yang menjadi Balai Latihan Industri dan Perdagangan. Perubahan ini meliputi ragam pelatihan yang dilakukan dari awalnya melaksanakan pelatihan-pelatihan yang berbasiskan pengembangan dunia industri meluas menjadi perindustrian dan perdagangan.

Pada tahun 2001, dalam upaya peningkatan kualitas aparatur dan sumber daya manusia perindustrian dan perdagangan diterbitkanlah SK Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 368/MPP/Kep/12/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan Industri dan Perdagangan. Melalui penerbitan SK ini, selain dalam rangka peningkatan kualitas SDM, penyempurnaan organisasi dan tata kerja Balai Latihan Industri juga dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna pelaksanaan pendidikan dan pelatihan industri dan perdagangan.

Setelah sembilan tahun bergabung, tahun 2005, pada saat pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Departemen Perindustrian dan Perdagangan kembali dipecah menjadi Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Pemecahan ini juga berimbas kepada BDI Reg. VI Denpasar. Perubahan ini ditandai dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Perindustrian No. 50/M-IND/PER/6/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan Industri. Selain itu, keluarnya peraturan ini juga dalam rangka penyesuaian misi organisasi sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat industri.

Sesuai dengan peraturan menteri perindustrian N0 50 tahun 2006, sebagai sebuah Unit pelaksana teknis bidang diklat SDM, Aparatur dan dunia usaha yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Industri, mempunyai tugas dan fungsi untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, fungsional, teknis dan dunia usaha sektor industri.

Secara struktur organisasi Balai Diklat Industri yang terletak di jalan jenggala/ wanasegara Kuta ini tidak ada perubahan dengan struktur organisasi yang ditetapkan dengan SK sebelumnya. Saat ini Balai Diklat Industri regional VI Denpasar memiliki wilayah kerja meliputi provinsi Bali, NTB, NTT, Papua dan Papua Barat.

B. Tugas Pokok dan Fungsi

Sebagai sebuah Unit pelaksana teknis bidang diklat SDM, Aparatur dan dunia usaha yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Industri, mempunyai tugas dan fungsi sebagaimana diatur Keputusan Menteri Perindustrian RI Nomor 50/M-IND/PER/6/2006 tanggal 26 Juni tahun 2006. Tugas BDI regional VI Denpasar adalah melaksanakan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, fungsional, teknis dan dunia usaha sektor industri dengan fungsi yang dapat dijabarkan dalam beberapa point sebagai berikut:

  • Menyusun rencana program pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, fungsional, teknis dan dunia usaha.
  • Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, fungsional, teknis dan dunia usaha.
  • Pelaksanaan pengembangan dan kerjasama diklat
  • Evaluasi dan pelaporan kegiatan pendidikan dan pealtihan.
  • Pelaksanaan urusan tata usaha BDI.


B. Visi dan Misi

Adanya tupoksi seperti tergambarkan diatas tidak lepas dari visi BDI untuk menjadi lembaga Pendidikan dan Pelatihan Industri yang mandiri dan professional dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur dan dunia usaha sektor industri. Sedangkan untuk mewujudkan visi tersebut BDI mengemban 3 misi yaitu:

  • Menyelenggarakan diklat berbasis kompetensi di bidang industri.
  • Meningkatkan secara terus menerus kualitas peserta diklat yang dihasilkan.
  • Mengembangkan kerjasama, dengan berbagai lembaga pemerintah, swasta dan dunia usaha serta masyarakat dengan dukungan SDM yang professional.


D. Struktur Organisasi

Dalam rangka menjalankan tupoksinya, disusunanlah sebuah struktur organisasi dalam rangka memperjelas pembagian tugas antarSDM yang tergabung pada BDI Regional VI denpasar. Adapun struktur organisasi tersebut adalah seperti gambar berikut:

E. Sarana dan Prasarana

Dalam mendukung kelancaran BDI dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, BDI denpasar dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang dan staf dan tenaga pengajar (widyaiswara) yang berkompeten. Adapun fasilitas-fasilitas yang mendukung pelaksanaan tupoksi diatas antara lain:

  • Lab bahasa dengan kapasitas 30 orang.
  • Lab computer dengan kafasitas 30 orang.

  • Ruang kelas dengan kapasitas maximal 40 orang.

  • Penginapan dengan kapasitas 22 kamar.

  • dan fasilitas lain yang mendukung tupoksi.

 

F. Lokasi dan Alamat

BDI Regional VI Denpasar beralamat di Jl. Jenggala / Wanasegara – Kuta Bali dengan no telepon dan fax (0361) 751813. Selain itu BDI Denpasar juga memiliki website yang beralamat di www.bdidenpasar.com serta email This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it . Lokasi BDI sangat strategis karena berada di kawasan wisata Kuta dan dekat dengan bandara International I Gusti Ngurah Rai. Sehingga mudah diakses dan merupakan sebuah pilihan yang bijak untuk melaksanakan diklat sekaligus dirangkai dengan kegiatan pariwisata.

 

Last Updated (Tuesday, 10 January 2012 10:20)