Dunia Animasi Indonesia Menuju Titik Terang

Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), memiliki skill saja tidak cukup. Para tenaga kerja Indonesia juga harus diakui melalui proses sertifikasi. Demikian pula di bidang animasi. Idealnya, para animator dan pekerja animasi Indonesia memiliki kemampuan dan pengakuan sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI). Salah satunya, SKKNI yang disusun oleh Assosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia (Ainaki) dan difasilitasi Kementerian Komunikasi. Standar tersebut masuk kategori informasi dan komunikasi golongan kelompok produksi gambar gerak, video dan program televisi, perekaman suara, dan penerbitan musik dalam bidang pembuatan animasi. Demi mewujudkan hal tersebut, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia mengadakan diklat asesor kompetensi angkatan kelima di BDI Denpasar, Bali, 15-20 Juli 2016.