Kunjungan Bapak Menteri Perindustri ke BDI Denpasar

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan Balai Diklat Industri (BDI) di Denpasar, Bali, mampu menumbuhkan 2.000 pelaku industri kreatif pada tahun 2020. 2.000 pelaku industri kreatif bisa tumbuh melalui Diklat 3in1 (pelatihan, sertifikasi dan penempatan kerja) di BDI Denpasar. Mereka antara lain merupakan hasil lulusan pelatihan di bidang animasi, programming, desain grafis, game dan kerajinan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika melakukan kunjungan kerja di BDI Denpasar, Bali, Kamis (2/1/2020).
Menteri Perindustrian menyatakan, melalui BDI Denpasar, pihaknya optimistis mampu menelurkan perusahaan rintisan (startup) berbagai sektor. Beliau juga menuturkan, bahwa saat ini pemerintah sedang memprioritaskan program peningkatan kualitas SDM, termasuk di sektor industri. Ini menjadi potensi untuk mewujudkan visi Indonesia Maju.
“Jadi, kami terus menciptakan SDM industri yang terampil dan kreatif. Misalnya, kami bantu dengan kegiatan pelatihan desain dan penggunaan teknologi modern sehingga mereka lebih produktif dan inovatif. Sasaran itu kami wujudkan secara konkret melalui peran Balai Diklat Industri (BDI) di Denpasar Bali, yang fokus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) industri kreatif dengan spesialisasi animasi, kerajinan dan barang seni,” tuturnya.

Pada kunjungannya di BDI Denpasar, Menperin juga meninjau fasilitas Experience Centre Industry 4.0 yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan wawasan kepada para pelaku industri kreatif tentang penerapan industri 4.0. “Di dalam Experience Centre Industry 4.0 ini, kami akan perkenalkan sistem robotik dan infrastruktur IoT (Internet of Things) sebagai penopang utama,” imbuhnya.
>

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan Balai Diklat Industri (BDI) di Denpasar, Bali, mampu menumbuhkan 2.000 pelaku industri kreatif pada tahun 2020. 2.000 pelaku industri kreatif bisa tumbuh melalui Diklat 3in1 (pelatihan, sertifikasi dan penempatan kerja) di BDI Denpasar. Mereka antara lain merupakan hasil lulusan pelatihan di bidang animasi, programming, desain grafis, game dan kerajinan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika melakukan kunjungan kerja di BDI Denpasar, Bali, Kamis (2/1/2020).
Menteri Perindustrian menyatakan, melalui BDI Denpasar, pihaknya optimistis mampu menelurkan perusahaan rintisan (startup) berbagai sektor. Beliau juga menuturkan, bahwa saat ini pemerintah sedang memprioritaskan program peningkatan kualitas SDM, termasuk di sektor industri. Ini menjadi potensi untuk mewujudkan visi Indonesia Maju.
“Jadi, kami terus menciptakan SDM industri yang terampil dan kreatif. Misalnya, kami bantu dengan kegiatan pelatihan desain dan penggunaan teknologi modern sehingga mereka lebih produktif dan inovatif. Sasaran itu kami wujudkan secara konkret melalui peran Balai Diklat Industri (BDI) di Denpasar Bali, yang fokus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) industri kreatif dengan spesialisasi animasi, kerajinan dan barang seni,” tuturnya.

Pada kunjungannya di BDI Denpasar, Menperin juga meninjau fasilitas Experience Centre Industry 4.0 yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan wawasan kepada para pelaku industri kreatif tentang penerapan industri 4.0. “Di dalam Experience Centre Industry 4.0 ini, kami akan perkenalkan sistem robotik dan infrastruktur IoT (Internet of Things) sebagai penopang utama,” imbuhnya.