Diklat Berbasis Spesialisasi dan Kompetensi

Dunia Industri dan teknologi berkembang sangat pesat pada saat ini seiring dengan era globalisasi. Persaingan tingkat global dan tingkat ASEAN yang ditandai dengan pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) berdampak pada perkembangan industri animasi nasional. Perkembangan industri animasi dalam negeri menunjukkan nilai positif dengan tumbuhnya perusahaan animasi dari skala kecil sampai dengan besar. Berbagai proyek animasi skala internasional bahkan telah dipercayakan kepada perusahaan animasi nasional. Perkembangan tersebut tentu harus direspon oleh SDM industri animasi. Penyiapan SDM industri animasi dalam negeri yang kompoten dan bersertifikasi menjadi sebuah keharusan untuk menghadapi peluang dan tantangan tersebut. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang telah menetapkan Undang-Undang No.3 Tahun 2014 tentang Perindustrian yang mengamanatkan setiap tenaga kerja yang bekerja pada sektor industri harus memiliki sertifikat kompetensi. Sehubungan dengan hal tersebut, Balai Diklat Industri Denpasar telah melakukan pelatihan berbasis kompetensi bekerjasama dengan pihak industri animasi dan akademisi dalam mengembangkan beberapa paket pelatihan yang berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang animasi Nomor: 400 tahun 2014. BDI Denpasar pada Tahun 2017 menargetkan 1.032 orang lulusan yang siap kerja yang terbagi dalam 43 paket pelatihan dengan rincian sebagai berikut: